Translate

May 28, 2012

Bersalin Normal Tanpa Rasa Sakit…. Kenapa Tidak???

Menanti kelahiran buah hati adalah saat paling mendebarkan, bahagia bercampur rasa was was tentu tidak di pungkiri bagi sang ibu. Membayangkan bagaimana proses yang harus di lalui untuk mengeluarkan bayi dari dalam kandungan dengan rangkaian rasa nyeri yang teramat sangat sedikit banyaknya mempengaruhi emosi anda, dan sudah pasti ada kecemasan, stress, rasa takut dsb.

Namun, kemajuan tekhnologi di dunia medis sedikit memberikan harapan bagi anda yang terlalu risau akan rasa sakit selama proses bersalin normal. Rasa sakit dalam proses bersalin kini dapat diminimalisir dengan Analgesia Epidural maupun Analgesia Spinal yang popler dengan sebutan ILA (Intrathecal Labor Analgesia).

Intrathecal Labor Analgesia
Lebih dikenal dengan ILA merupakan suatu teknik untuk mengurangi rasa nyeri pada saat melahirkan dengan menyuntikkan obat penghilang rasa sakit  ke dalam ruang spinal (saraf tulang belakang). Penyuntikkan obat dilakukan saat si Ibu sudah mulai memasuki tahap awal persalinan. Setelah obat bekerja, nyeri pada tiap kontraksi (his) akan sangat berkurang. Kadang-kadang terasa sensasi kesemutan pada kedua tungkai dan terasa agak lemas yang bersifat sementara.

May 21, 2012

Bersabarlah Hati....

Hatiku bersabarlah, biarkan saja rasa itu tumbuh dan bertunas. Mungkin saja saat ini engkau diabaikan, engkau dipandang sebelah mata, engkau tidak dianggap namun kesucian rasa yang kau jaga, ketabahanmu dalam diam akan membuatmu terpilih.

Yakinlah bila memang dia yang telah ditetapkan olehNya, disuatu hari yang indah sang takdir akan membawanya untukmu, menyatukanmu dengannya dalam mahligai cinta nan indah.

Jangan lagi risau duhai jiwaku, sehebat apapun dia menyakitimu jangan lagi ada tetes air mata karena tak sepantasnya bagimu menangisi dia. Orang yang pantas untuk kau tangisi adalah orang yang tak akan pernah membuatmu menangis dan dialah sebaik baiknya jiwa pendamping bagimu.

March 15, 2012

Nyanyian Malam

Malam berlalu dengan keheningan
Menyimpan mimpi di balik pakaian kesunyian
Sedangkan bulan purnama berlari kecil
Sebab ia memiliki mata-mata
Yang mengintp perjalanan hari-hari.

Kemarilah wahai puteri ladang
Mari kita mengunjungi anggur para pencinta
Mungkin kita bisa memadamkan bara rindu
Dengan perasaan anggur-anggur itu.

Dengarkanlah suara burung bulbul
Yang menuangkan lagu-lagu
Ditengah lading, diatas anak bukit
Meniupkan desau angin ke atas cakrawala.

Jangan takut wahai gadisku
Sebab bintang-bintang akan menyimpan
Kabar berita tentang kita
Dan kabut malam akan menutupi rahasia.