Translate

November 12, 2017

CA-125 Tumor Marker


Pasca Kistektomi laparoskopi tepatnya setahun setelahnya saya kembali melakukan pemeriksaan CA-125. Kenapa melakukan pemeriksaan penanda tumor ini? Flash backDealing with Endomeriosis Cyst - part 2 Mungkin tidak semua orang mengetahui apa itu pemeriksaan CA-125 dan kapan biasanya dokter menganjurkan melakukan pemeriksaan ini.

CA sendiri adalah singkatan dari Cancer Antigen. Biasa disebut sebagai tumor marker (penanda tumor) merupakan suatu protein yang konsentrasinya sangat tinggi pada sel tumor.  CA 125 adalah penanda tumor untuk kanker ovarium dan kadangkala juga kanker rahim, karena CA 125 akan diproduksi oleh sel kanker dari ovarium (indung telur) dan rahim, dan masuk ke dalam darah, sehingga bisa terdeteksi dari pemeriksaan laboratorium.

Sensitifitas dan spesifisitas dari tes CA-125 terhadap Kanker ovarium (indung telur) memiliki keterbatasan.
Untuk spesifisitas, peningkatan CA-125 selain pada kanker ovarium, juga dapat ditemukan pada jenis kanker lainnya, seperti kanker endometrium, saluran indung telur, paru, payudara, dan pencernaan. CA-125 dapat juga meninggi pada keadaan endometriosis, menstruasi, dan hamil, atau penyakit peradangan di sekitar organ produksi.
Untuk sensitifitas, juga ada keterbatasan, karena sekitar 20% kasus kanker ovarium tidak terjadi peningkatan CA-125 dan hanya 50% dari kasus kanker ovarium tahap awal mengalami peningkatan CA-125.
Namun tes CA-125 ini dapat dipakai untuk memprediksi adanya suatu kelainan yang dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Jadi bila tes CA-125 mengalami peningkatan, sebaiknya dicari tahu apa penyebabnya.
Nilai normal CA-125 : 0 – 35 U / mL.

November 5, 2017

Refresh Training BTCLS


Minggu lalu saya mengikuti training BTCLS, kali ini tidak lagi mengikuti di AGD 118 Yogyakarta seperti 5 tahun sebelumnya pun di SOS International Jakarta. Karena sifatnya Mandatory Training jadilah refresh pelatihan BTCLS saya ikuti di kota terdekat yaitu di Makassar. Yang terpenting sertifikat terupdate.. Hehe :)
BTCLS Makassar
Till we meet again teman-teman

Tidak banyak berubah, sebagaimana training BTCLS sebelumnya pastilah dengan jadwal yang padat dan cukup menguras tenaga. Dari sisi Trainer semuanya adalah anggota HIPGABI (Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia) *CMIIW. Dari sisi materi saya salut para trainer hebat hebat tidak kalah bersaing dengan trainer di luar daerah. Materi yang di sampaikan mudah di pahami terutama bagi peserta yang baru kali pertama mengikuti pelatihan ini.

Dari sisi praktek memang sedikit di bawah standar penyelenggara pelatihan BTCLS yang pernah saya ikuti tapi sangat di maklumi karena keterbatasan alat peraga. Overall 2 thumbs Up untuk para trainer dari HIPGABI. Terimakasih untuk sharing update ilmunya. Walaupun tidak belajar megacode secara menyeluruh its oke, mungkin di pelatihan setingkat diatasnya baru dipaparkan.

Untuk Smart Care Center sebagai Event Organizer thanks for all… Semangatki Anak Muda!
Ditunggu selalu jadwal pelatihan selanjutnya J
yuninasir.blogspot.com
Foto Bersama dengan Panitia

yuninasir.blogspot.com
Oleh-oleh dari Hipgabi

April 4, 2017

Occupational Health Nurse



Perawat Okupasi adalah perawat yang bekerja untuk kesehatan pekerja. Dikenal dengan Occupational Health Nursing (OHN) (Brown 1956, dalamStone, Mc Guire, Eigsti, 2002).  Kesehatan pekerja adalah aplikasi dari prinsip kesehatan masyarakat dan medis, praktek keperawatan dan  teknik untuk mencapai conserving, promosi, dan restoring kesehatan dan efektifitas pekerja melalui tempat kerjanya. http://seminarohn.blogspot.co.id/2013/07/tentang-ohn.html



OHN merupakan sintesis dan aplikasi dari prinsip keperawatan, medis, kesehatan lingkungan, toxikologi, epidemiologi, konsep keamanan (safety), hygiene perusahan, ergonomik (hubungan pekerja dan lingkungannya)  (Hitcock, Scubert & Thomas, 1999)

Tujuan OHN adalah bekerja dengan manajemen untuk mengembangkan strategi dan peningkatan kesehatan pekerja (Miller, 1989, Cookfair, 1996, dalam Hitcock, Scubert & Thomas, 1999)

Peran OHN adalah independent, promosi kesehatan, deteksi penyakit, pelayanan kesehatan (Roger, 1994, dalamStone, Mc Guire, Eigsti, 2002) 

Menurut American Association of Occupational Health Nurses (1999, dalam Stone, Mc Guire, Eigsti, 2002) praktek perawat kerja adalah praktek spesialis pada pekerja yang memberikan pelayanan kesehatan dan keamanan bagi para pekerja, populasi pekerja, dan communitas grup. Fokus praktek adalah upaya promosi dan restorasi kesehatan, pencegahan penyakit dan kecelakaan, proteksi dari kecelakaan kerja dan lingkungan. Perawat kerja mempunyai fungsi independent dalam memberikan pelayanan kesehatan. Perawat kerja disebut juga perawat industri.

Di USA pada tahun 1870 sampai 1910 terjadi peningkatan pekerja pada sector industri sebanyak 400% (Morris 1976, dalamStone, Mc Guire, Eigsti (2002)  bahkan pada tahun 2002 terdapat lebih dari 130 juta pekerja di USA (National Institute for Occupational Saftey and Health (NIOSHI))

Perawat kerja pertama di USA adalah Betty Moulder pada tahun 1888 bekerja sebagai perawat di perusahan tambang minyak untuk merawat pekerja dan keluarga pekerja. (Parker Conrad, 1988, Haag, Glazner, 1992,  dalamStone, Mc Guire, Eigsti, 1895) Ada Mayo Stewart bekerja sebagai perawat kerja di perusahaan Vermont Marble. Stewart merawat pekerja dan keluarga pekerja. Tahun 1913 Regitrasi pertama untuk perawart industri dilakukan di Boston. Tahun 1920 The National Organizational for Health Nursing didirikan.