Translate

May 6, 2011

Musik & Emosi Jiwa


an-Nabdah Fi Fann al-Musiqa (kahlil Gibran)

Musik-musik semesta; Part 01#


Musik adalah jemari halus yang mengetuk pintu kalbu untuk membangunkan kehangatan dari tidurnya yang lelap. Ketukan jemari itu membuat hamparan kenangan hadir kembali, setelah hilang ditelan pekatnya malam.

Ketukan itu membuat kenangan masa silam terbuka kembali, setelah diselubungi berbagai peristiwa yang selalu dating silih berganti.

Alunan nada-nada music adalah senandung lembut yang kerap hadir di lembar-lembar imajinasi. Jika nada-nada itu dilantunkan dalam melodi kesedihan, maka ia menghadirkan kenangan silam disaat gundah dan putus asa.

Tapi jika dilantunkan pada saat hati senang, maka music menghadirkan kenangan silam disaat damai dan bahagia.


Alunan nada-nada music adalah kumpulan suara kesedihan yang membuat segala kegelisahan memenuhi tulang rusuk, lalu menghadirkan seribu duka.

Tapi ia juga bias berupa susunan kata-kata ceria yang segera menguasai kalbu kita, lalu menari riang di sela tulang rusuk, menghadirkan seribu bahagia.

Alunan nada music adalah petikan pada dawai, yang masuk ke pendengaran kita, membawa gelombang lembut. 


Kadang ia mampu memaksa tetesan airmata menyeruak dari kelopak, karena merasa gerah bagai tersulut oleh api kerinduan, tak tahan pada desakan gelisah cinta sat berpisah dengan kekasih, karena himpitan kepedihan cinta yang luka tergores cakar-cakar penantian.

Namun ia juga mampu menghadirkan simpul senyuman yang keluar perlahan dari gerakan lembut sepasang bibir indah, sebagai isyarat rasa senag dan bahagia.

Alunan nada music adalah nafas terakhir akalnya hati dan nafsunya jiwa.

May 4, 2011

Tentang Kita


Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.


Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.


Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.

Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.

May 2, 2011

Anda Sering Mengalami Nyeri Leher? Berhati-hatilah!!!

Nyeri leher seringkali diabaikan oleh penderitanya. Nyeri leher yang tidak ditangani secara serius dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.  Sering timbul pertanyaan kenapa leher saya sakit?  Berikut akan dibahas apa penyebab, pencegahan dan pengobatannya.


Leher sendiri terdiri dari tulang dan bagian lunak, seperti otot, ligamen dan saraf. Tulang belakang bagian leher memiliki fungsi pergerakan dan penopang berat kepala. Tidak seperti pada tulang belakang bagian lain, bagian leher tidak dilindungi oleh tulang lain sehingga rentan terhadap cedera yang menimbulkan rasa sakit dan membatasi pergerakan. 

Sakit leher pada kondisi tertentu dapat hilang dengan sendirinya, namun sebagian memerlukan diagnosis dan perawatan medis lebih lanjut.

Nyeri leher dapat disebabkan oleh kelainan di jaringan lunak, seperti otot, ligamen dan saraf, juga pada tulang dan sendi tulang belakang. Penyebab paling umum sakit leher adalah kelainan jaringan lunak karena cedera kecil tetapi berkepanjangan. Meskipun jarang, dapat juga disebabkan oleh infeksi, tumor dan kelainan bawaan tulang belakang. 

Saat ini penyebab terbanyak adalah penyakit leher degenerasi karena proses penuaan dan aktifitas yang berlebihan. Pada beberapa orang, adanya masalah tulang belakang bagian leher menimbulkan rasa sakit di punggung atas, bahu dan lengan.
Penyakit inflamasi di tulang belakang:

  • Rheumatoid Arthritis, Rheumatoid arthritis dapat merusak sendi-sendi di leher dan menyebabkan kekakuan, biasanya terjadi di daerah leher bagian atas.
  • Degenerasi  Diskus Intervetebral Cervical (Spondylosis)
  • Degenerasi disk biasanya terjadi pada usia 40 tahun atau lebih. Disk dapat menonjol dan memberikan tekanan pada saraf tulang belakang ketika tepi dari disk melemah.
  • Cedera; Kecelakaan kendaraan bermotor atau kecelakaan menyelam, olahraga dan jatuh dapat menyebabkan cedera pada leher. Penggunaan sabuk pengaman kendaraan bermotor dapat membantu untuk mencegah atau meminimalkan cedera leher. Tabrakan mobil dapat mengakibatkan hyperextension (gerakan leher ke belakang di luar batas normal) atau hyperflexion (gerakan leher maju melampaui batas normal). Pada umumnya cedera mengenai jaringan lunak, yang lebih parah, cedera leher disertai fraktur atau dislokasi dari tulang leher yang dapat merusak saraf tulang belakang dan menyebabkan kelumpuhan.
Kapan  harus mencari pengobatan?
  1. Jika nyeri leher timbul setelah cedera parah yang terjadi seperti kecelakaan kendaraan bermotor, kecelakaan menyelam atau jatuh, harus segera ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. 
  2. Perawatan medis juga harus segera dilakukan apabila sakit leher menyebar ke lengan dan kaki, sedangkan mati rasa atau baal di lengan atau kaki tanpa sakit leher juga harus dievaluasi.  
  3. Jika tidak ada riwayat cedera, Anda juga harus mencari perawatan medis ketika sakit leher itu terus menerus, parah, disertai rasa sakit yang menyebar  ke lengan atau kaki, disertai oleh sakit kepala, baal, kesemutan, atau kelemahan.