Translate

May 7, 2015

Serba Serbi Tapros 3M Depot


Semenjak 2 bulan yang lalu saya menjadi akrab dengan TAPROS… Mungkin asing bagi pada umumnya namun seorang Endosurvivor seperti saya pasti sangat tau dengan obat yang satu ini. Yah.. TAPROS 3M DEPOT masih bereaksi dan berada dalam aliran darahku hingga sebulan kedepan… Gemes dengan obat suntik yang satu ini… yang susah dicari dan harganya selangit… 4.1 juta untuk 2 cc obat suntik.. Luar biasa!! Dengan segudang efek yang entah seperti apa rasanya dalam tubuh (tapi tergantung orangnya sih), berawal dari mulai-akrab-dengan-si-tapros.html beberapa bulan lalu berikut postingan saya tentang si TAPROZ ini.

Setelah 2 minggu pasca suntik Tapros yang paling saya rasakan mengganggu adalah HOT FLUSH.. yang datang tiba2 tidak kenal waktu... dalam cuaca dingin sekalipun tiba tiba berkeringat dan berasa sangat gerah.. Jadi kadang merasa aneh sendiri tiba tiba normal tidak lama kemudian keringat kegerahan yang berlangsung beberapa kali dalam sehari, paling berasa malam hari.

Apa dan bagaimana TAPROS 3M DEPOT ini digunakan untuk terapi lanjutan pasca Laparoskopi penderita Kista Endometriosis? Seperti apa penampakan dan kandungan si TAPROS ini, selengkapnya:



TAPROS® 3 M DEPOT LEUPRORELIN ACETATE 

Komposisi
Serbuk :
Leuprorelin acetate................
.................................................
11.25 mg
Polylactic acid.......................
.................................................
99.30 mg
Manitol..................................
..................................................
19.45 mg
 Untuk satu vial Pelarut :
Natrium karboksimetil selulosa.
...................................................
10.00 mg
Manitol....................................
..................................................
100.00 mg
Polisorbat 80 ..........................
..................................................
2.00 mg
Air untuk injeksi.......................
.....................sampai.....................
2 ml
 Untuk satu ampul

Sifat - sifat farmakologi

Leuprorelin adalah nonapeptida sintetis yang merupakan analog Gn-RH alami. Penelitian-penelitian yang dilakukan terhadap manusia dan juga hewan menunjukkan bahwa setelah suatu stimulasi awal, pemberian leuprorelin selanjutnya menyebabkan penurunan sekresi gonadotropin dan akibatnya menekan fungsi kelenjar testis pada pria dan menyebabkan atropi pada uterus dan jaringan endometrium ektopik pada wanita. Efek ini reversibel bila pemberian obat dihentikan.

Melalui beberapa penelitian pada binatang percobaan, mekanisme kerja lainnya telah ditemukan, yaitu suatu efek langsung oleh karena berkurangnya kepekaan reseptor gonadotropin.

Pada manusia, setelah pemberian dosis pertama terjadi peningkatan sementara LH dan FSH yang akan meningkatkan sementara kadar hormon steroid kelenjar kelamin (pada pria testosteron dan dihidrotestosteron, pada wanita estradiol). Dalam waktu 3 - 4 minggu kemudian kadar LH dan FSH akan menurun, sehingga kadar androgen dan estrogen menurun mencapai kadar yang ekuivalen dengan kondisi kastrasi atau menopause. Penurunan ini akan dipertahankan sepanjang pemberian obat dilanjutkan.


Indikasi pengobatan
-
Kanker prostat dengan metastase
-
Endometriosis pada organ genital dan ekstragenital (dari tingkat I dan IV)
Pengalaman klinis terkait dengan pengobatan endometriosis terbatas untuk wanita lebih dari 18 tahun.
Lama pengobatan dibatasi selama 6 bulan.
Tidak dianjurkan untuk mengulang terapi periode kedua dengan TAPROS atau dengan analog Gn-RH lain.

Dosis dan cara pemberian
-
Kanker prostat
Satu injeksi subkutan atau intramuskular setiap 3 bulan
-
Endometriosis
Pengobatan harus dimulai dalam 5 hari pertama dari siklus haid. Satu injeksi subkutan atau intramuskular setiap 3 bulan.
Lama pemberian: endometriosis diterapi selama tidak lebih dari 6 bulan apapun stadiumnya.

Kontraindikasi
-
Hipersensitif terhadap Gn-RH sintetik atau analog Gn-RH atau salah satu komponennya.
-
Perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya.
-
Wanita hamil. Jangan digunakan pada masa hamil, sebelumnya harus dikonfirmasikan bahwa wanita yang akan diobati tidak hamil.
-
Ibu yang menyusui, karena kurangnya data tentang ekskresi TAPROS pada air susu dan efeknya pada bayi yang disusui maka TAPROS jangan dipakai untuk kasus ini.

Efek yang tidak diinginkan
Seperti pada analog Gn-RH lainnya, kasus yang sangat jarang yaitu pituitary apoplexy pernah dilaporkan terjadi setelah pemberian awal pada pasien dengan pituitary adenoma.
-
Kanker prostat
Pada awal pengobatan (lihat bagian "Perhatian") kadang-kadang disertai dengan peningkatan tanda-tanda dan gejala-gejala klinik : nyeri tulang, hematuria, obstruksi saluran kemih, perasaan lemah atau paraestesia tungkai bawah.
Efek tersebut di atas umumnya hanya sementara dan dalam waktu 1-2 minggu akan hilang dengan diteruskannya pengobatan. Kemungkinan eksaserbasi gejala-gejala ini pada minggu-minggu pertama pengobatan, harus dipertimbangkan bila akan diberikan pada penderita-penderita gangguan neurologis atau obstruksi saluran kemih.
Selama pengobatan, efek yang tidak diinginkan yang paling sering terjadi adalah "hot flushes", impotensi, mengecilnya testis, mual, muntah, dan edema anggota gerak. Nyeri pada beberapa bagian tubuh juga pernah dilaporkan.
Efek yang tidak diinginkan lainnya : reaksi anafilaksis, keringat dingin, penurunan libido, pembesaran payudara pada pria, anoreksia, diare, penurunan massa tulang, nilai test fungsi hati abnormal tapi biasanya sementara, reaksi pada tempat penyuntikan, sakit kepala, pusing, ruam kulit, gatal, depresi, demam, sesak nafas, konstipasi, palpitasi, gangguan penglihatan, rambut rontok, dan mengantuk.
-
Endometriosis
Efek yang tidak diinginkan yang berhubungan dengan kerja obat dan timbulnya hipoestrogenia antara lain : "hot flushes", sakit kepala, pusing, penurunan libido, vagina yang kering, emosi yang tidak stabil, mialgia, rambut rontok, artralgia, parestesia, keringat berlebih, gangguan penglihatan, depresi, gangguan tidur, edema, perubahan berat badan, pengurangan volume kelenjar mammae, perubahan densitas tulang (penggunaan dalam jangka waktu lama menginduksi penurunan drastis tulang yang merupakan faktor resiko terjadinya osteoporosis).
Efek yang tidak diinginkan lainnya : reaksi anafilaksis, ruam kulit, gatal, mual, muntah, anoreksia, nilai test fungsi hati abnormal tetapi biasanya sementara, reaksi pada tempat penyuntikan.

Peringatan
-
Kanker prostat
Pada permulaan pengobatan : pada beberapa kasus telah dilaporkan gejala klinis memburuk (terutama nyeri tulang) yang terjadi pada awal pengobatan dengan analog Gn-RH yang umumnya hanya bersifat sementara. Pada penderita obstruksi saluran kemih dan atau dengan metastase pada vertebra yang menerima obat ini harus dimonitor dengan baik selama beberapa minggu pertama terapi (lihat bagian "Efek yang tidak diinginkan").
Dengan alasan yang sama, pada awal pengobatan pasien dengan tanda-tanda kompresi medula harus diperiksa dengan hati-hati.
Pada awal pengobatan dapat dijumpai peningkatan kadar fosfatase asam yang bersifat sementara.
-
Endometriosis
Pada awal pengobatan, peningkatan sementara gejala klinis dapat terjadi, namun demikian gejala akan hilang bersama dengan dilanjutkannya pengobatan.
Sebelum pemakaian Tapros, dianjurkan untuk memastikan bahwa pasien tidak sedang hamil. Selama periode pengobatan, pasien harus diinstruksikan untuk mencegah kehamilan dengan menggunakan metode non-hormonal.
Seperti pada pemberian analog Gn-RH lainnya, dianjurkan untuk memonitor pasien dari terjadinya osteoporosis bila digunakan dalam jangka panjang.

Perhatian pada penggunaan
-
Kanker prostat
Pemeriksaan secara periodik bermanfaat untuk mengetahui kadar testosteron serum tidak lebih dari 1 ng/ml.
Hasil terapi dapat dievaluasi pada tulang menggunakan pemeriksaan "scintigraphic" atau "scannographic", pada prostat hasil pengobatan dapat dievaluasi dengan menggunakan pemeriksaan "echographic" atau "scannographic" (sebagai tambahan pada pemeriksaan klinis dan pemeriksaan melalui rektum).
-
Endometriosis
Pemberian secara teratur suntikan Tapros setiap 3 bulan menyebabkan amenorrhoe hipogonadotropin. Metrorrhagia yang tidak diharapkan bila terjadi selama pengobatan adalah abnormal ; oleh karena itu perlu diperiksa kadar estradiol pasien, bila kurang dari 50 pg/ml, dicari penyebab lesi organiknya.
-
Pada pemberian obat dalam jangka waktu lama dianjurkan untuk memeriksa densitas tulang untuk melihat resiko osteoporosis (lihat bagian "Efek yang tidak diinginkan")

Siapkan larutan injeksi pada saat akan digunakan, dan setelah obat dilarutkan masih dapat digunakan sampai maksimal 8 jam.

Interaksi obat
Belum ada data yang menerangkan hal tersebut di atas.

Kehamilan dan menyusui
Tidak boleh diberikan kepada wanita hamil dan menyusui

Efek pada kemampuan mengendarai kendaraan dan menggunakan mesin
Belum ada data yang menerangkan hal tersebut di atas

Overdosis
Belum ada data yang menerangkan hal tersebut di atas

Cara penyimpanan
Pada suhu dibawah 25˚C, terhindar dari panas.
Tidak perlu disimpan di lemari es

Kemasan
Serbuk vial dan 2 ml pelarut dalam ampul.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

No comments:

Post a Comment